Jumat, 12 Agustus 2016

AKU YANG SELALU SALAH



Tak ada jalan yang bisa ditempuh lelah hidup bagai bergantung di akar yang berduri jalan ini tak sindah yang ku pikirkan. Masalah datang silih berganti kedamaian tak kunjung menghampiri sabarpun kini tak lagi berarti diampun aku tetap salah dan kebenaran tak pernah ada dalam hidup ku..
Satu kata bahkan bisa menjadi seribu masalah bukan aku tak ingin mneyelesaikannya seribu maaf selalu aku pinta, tak berselang lama aku kembali mnjadi terdakwa sebagai salah seorang yang salah kebenaran tak sekalipun aku miliki. Hingga menangispun aku tetap yang bersalah.
Terkadang aku malu dengan jati diri ku sebagai lelaki aku yang selalu dihakimi dengan kesalahan kesalahan. Lelaki mana yang bisa sempurna jika masalah sepeleh pun dijadikan tuntutan besar. Perjuangan ku bagai tak berarti dimatanya yang tersimpan hanya kesalahan kesalahan ku, dan dia tak pernah mau disalahkan, setiap masalah yang datang harus aku yang dituntut untuk meminta maaf meskipun maslah itu bukan datang dari diri ku.
Sejauh ini aku tak mengerti kenapa selalu aku. Selalu aku yang bersalah, adakah sedikit saja dihati mu untuk menyadari dan membuat aku bangga. Aku sadar sampai saat aku menulis tulisan ini pada akhirnya aku juga yang bersalah sementara aku hanya ingin mengutarakan isi hati ku untuk kmu bisa mengerti.
Tidakkah kamu pernah membagi ceritamu dengan orang lain. Aku yakin kamu pasti membaginya dgn orang lain dengan alasan kesalahan kesalahan itu berasal dari diri ku.. andai saja kamu berbagi dengan orang lain dengan kebenaran dan bercerita dari awal aku yakin kamu menemukan jawabannya tapi sayang kamu yang tak bisa disalahkan akan selalu merasa benar..
Terkadang aku merasa terpuruk dengan cinta ku sendiri aku yang memilih aku yang tetap bertahan dan aku yang akan selalu tidak mendapat kebenaran dan hanya aku yang akan bersalah, dan  kmu yang tak pernah salah.
Untuk mu yang tak pernah merasa salah tidak kah engkau lelah memojokan diriku untuk kemenangan dan kemauan hati mu yang harus selalu aku ikuti tidak kah kamu menyadari aku selalu mencoba menjadi yang terbaik untuk mu..
Maafkan aku...
aku sadar saat tulisan ini kmu baca pasti kesalahan itu akan kembali pada diriku. karna selama ini kmu selalu menyimpulkan pembahasan itu dari kata dimana aku slah mengutarakan dan kamu akan salah mengartikan.